Tampilkan postingan dengan label Desain Basis Data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain Basis Data. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Mei 2017

Optimalisasi Database

Berikut merupakan beberapa hal yang digunakan untuk mengoptimalkan kinerja dari database :

Memahami Normalisasi Database 
Normalisasi Database menghindari kesalahan laporan data dan double entri data.

Optimalisasi Index
Gunannya untuk meningkatkan proses pencarian. kita harus mengetahui field yang akan diindex karena tidak semua field memerlukan...Sistem pencarian dapat menggunakan index scan dan tabel scan...Apa itu index scan? suatu proses pencarian yang dilakukan dengan membaca pada file index tidak langsung pada tabel sedangkan pada tabel index proses pencarian dilakukan langsung pada tabel database record per record lalu apakah index scan lebih cepat dalam proses pencariann? Belum tentu juga untuk data yang sedikit dan menmpilkan data secara keseluruhan tabel index bisa dibilang paling efektif namun jika untuk pencarian record denga data yang besar pada field tertentu, index scan merupakan cara yang paling efektif karena dapat mengurangi pembacaan I/O sehingga menghasilkan kinerja yang lebih cepat. I/O)Input/Output).
Sebagai patokan gunakan field yang sering diakses dengan klausa WHERE, JOIN, ORDER BY, GROUP BY.

Menentukan Tipe Data
Apakah menggunakan tipe data yang kecil atau yang besar, dengan seiring bertambahnya data setiap harinya. Penentuan tipe data memerlukan ketelitian dan analisis data yang dibutuhkan

Kurangi Penggunaan Allow Null
Jika memungkinkan ya kurangi field yang memperbolehkan inlai null. Sebaiknya kita memberikan nilai default pada field tersebut misal 0 nilai default untuk angka awal yang tidak diisi. nilai Null kadang rancu dalam pemrograman bahkan dapat mengakibatkan kesalahan logika

Query Yang Mudah Dibaca
SQL memang merupakan bahas declarative, tidak mengherankan memang kita menulis Query dalam bentuk kalimat yang panjang, walaupun hanya untuk menmbahkan 1 field Sebaiknya ini dihindari penulisan Query yang panjang dalam satu kalimat selain nantinya kesusahan dalam memahami dan melakukan modifikasi cara tersebut kadang mebuat program untuk membaca perintah dari skrip. Pemilihan huruf besar dan kecil dpt mempermudah pembacaan misal: konsisten menuliskan dengan huruf kapital untuk keyword SQL, dan tambahkan komentar jika diperlukan untuk memudahkan identifikasi

Hindari SELECT*
Select merupakan keuword yang paling sering digunakan, tapi ingat yang banyak menggunakan SELECT *  yang berarti perintah mengakses field secara keseluruhan dalam suatu tabel, jika hanya ingin mengakses field tertentu saja gunakan Query SELECT Nama Field, hal ini akan mengurangi bebar jaringan dan Lock pada tabel, terutama dalam tabel tersebut memiliki field berukuran besar...

Batasi ORDER BY
Perintah ORDER BY berfungsi untuk mengurutkan data. ternyata memiliki konsekuensi menambah beban Query karena menambah satu proses lagi yaitu sortir. Gunakan ORDER BY jika memang benar2 diperlukan dalam program. Atau untuk lebih baiknya dapat juga melakukan proses sortir pada komponen grid sesuai kebutuhan pengguna...

Kecepatan Akses Operator
WHERE 1=1 dan WHERE 0<>1 merupakan suatu kondisi yang sama menghasilkan nilai true, tapi lebih baik menggunakan WHERE 1=1, karena operator = diproses lebih cepat dibanding operator <>, berikut urutan operator yang diproses paling cepat:
-  =
-  >, >=, <, <=
-  LIKE
-  <>
NB: Tidak semua operator dapat disamakan dari urutan diatas tapi utamakan menggunakan operator dengan pengaksesan cepat.

Menyimpan Gambar dalam Database
Jika ingin menyimpan gambar dalam database untuk keaman data, tidak menjadi masalah, tetapi yang perlu di ingat bahwa ukuran gambar relatif besar dari pada data dalam bentuk teks atau angka, jadi akan membuat ukuran besar, beban database akan semakin besar, hal ini akanmembuat proses backup dan migrasi semakin sulit untuk dilakukan. Jika ingin menyimpan gambar sebaiknya berupa link dari gambar tersebut...

Pengukuran Kinerja
ada baiknya jika dilakukan pengukuran kinerja Query , seberapa cepat waktu eksekusi dan operasi apa saja yang dilakukan. Jika menemukan Query yang tidak OPTIMAL tulis ulang Query denga teknik dan metode yang lenih baik. Semakin banyak Query yang diOPTIMALKAN semakin baik kerja programnya. terutama Query dengan pemakaian yang relatif tinggi.

Validasi
Teknik validasi merupakan teknik dimana dimana memberikan batasan-batasan akses dalam sebuah program. Silahkan cari kelemahan program dan berikan validasi untuk melindungi program dari kemungkinan penggunaan user yang dapat menyebabkan program error, karena tidak sesuai dengan standar penggunaan yang sudah dibuat

Gambaran Optimalisasi Database, terkait dengan hal sebagai berikut:
a. Storage efficiency and speed of access (Efisiensi penyimpanan dan kecepatan akses), yaitu kemampuan untuk menyimpan dan mengelola data yang mengkonsumsi sedikitnya jumlah ruang dengan sedikit sehingga dapat mengurangi kompleksitas data dan membatasi risiko.

b. Database performance (Kinerja database) adalah aktivitas dan prosedur yang dirancang untuk mempercepat respon sistem database, tujuannya untuk mengeksekusi query secepat mungkin.

c. Query performance (Kinerja Query)adalah aktivitas yang dilakukan untuk mempermudah indexing dan mencari struktur data yang diminta dari user / pengguna yang akan memerintah database ataupun mengeluarkan struktur data yang akan ditampilkan


Database performance adalah
Sumber: Optimalisasi Database
Share:

Minggu, 19 Maret 2017

Contoh ERD dan Perintah DDL


Assalamualaikum wr. wb. dalam postingan kali ini saya akan memberikan tutorial mengenai pembuatan create table dalam oracle seperti yang telah saya dapatkan dari dosen desain basis data saya di matakuliah pertemuan 5 kemarin, oke langsung saja.

Panduan Membuat Table dalam Oracle

Di bawah ini adalah panduan dasar membuat table di database Oracle:

Gunakan nama yang jelas dan desktiptif untuk setiap table dan kolom.
Gunakan Komentar untuk table kolom yang mempunyai arti tertentu.
Normalisasi setiap table.
Gunakan tipe data yang sesuai dengan kolom.

Sintak Dasar DDL - Create Table

Untuk membuat table di database Oracle diperlukan hak akses/privilege CREATE TABLE atau CREATE ANY TABLE. Kalau user/schema tersebut tidak mempunyai privilege diatas, maka akan keluar error "insufficient privileges".

Untuk memberikan hak akses CREATE TABLE, anda bisa menggunakan perintah di bawah ini dengan menggunakan user SYS atau SYSTEM:
1GRANT CREATE TABLE To nama_user;

Langkah selanjutnya, anda tinggal membuat table sesuai dengan kebutuhan. Dibawah ini adalah sintak dasar untuk membuau table di database Oracle.
1CREATE TABLE nama_skema.nama_table (
2         kolom_1 tipe_data [null | not null],
3         kolom_2 tipe_data [null | not null],
4         kolom_n tipe_data [null | not null]
5     );

Contoh


Diketahui ERD PDM di atas, berikan perintah SQL untuk Create table MHS.
  • Untuk membuat table di Oracle, ada beberapa langkah yang harus dilakukan yaitu:


    Login ke database oracle

    Silahkan anda login ke database Oracle menggunakan user yang telah anda buat menggunakan perintah di bawah ini pada SQLPlus command prompt.

    1conn (username_anda)/(password_anda)

  • Buat Table
    Sebagai contoh, kita buat table MHS dengan dengan spesifikasi berikut:
    Kolom
    Tipe Data
    Length
    nim
    number
    11
    nama
    varchar2
    30
    jurusan
    varchar2
    5

    Anda bisa membuat table diatas dengan menggunakan perintah dibawah ini pada SQLPlus . 

    1CREATE TABLE akademik.mhs(
    2    nim number(11),
    3    nama varchar2(30),
    4    jurusan varchar2(30)
    5);

Sekian dari postingan kali ini.

Salam, {16410100084, Ramadhany Krismaliq Sjamdra}
Email Mahasiswa : {16410100084@stikom.edu}
Prodi S1 Sistem Informasi
http://si.stikom.edu

Dosen : Titik Lusiani, M.Kom,OCP
http://blog.stikom.edu/lusiani
https://titiklusiani.wordpress.com
http://www.stikom.surabaya
Share: